Jangan Buang Puntung Rokok Sembarangan
Cerita Asal- Saya lebih memilih memandang birunya langit ketimbang menatap hijaunya pohon pinus yang berbaris di sebelah kiri saya. Bukan apa- apa, karena di bawah salah satu pohon pinus, ada seseorang sedang buang air kecil dengan tergesa- gesa.
Di musim kemarau seperti ini, memang lebih baik buang air kecil sembarangan daripada buang puntung rokok sembarangan. Karena rumput kering di bawah pohon pinus, lebih membutuhkan air, bukan bara api.
Beberapa menit berlalu, seseorang tadi sudah tidak ada, pergi entah ke arah mana. Saya tengok kanan kiri, lalu menghampiri tempat orang tadi buang hajat : agak ke samping, saya pun membuka risleting. Kencing ...(wizteguhnugroos)


Artikelnya menarik, thanks for share..
BalasHapusKunjungi juga http://bit.ly/2LElcMa